Tampilkan postingan dengan label Tips-Trik Membersihkan Virus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips-Trik Membersihkan Virus. Tampilkan semua postingan

Membersihkan Virus Ninja Hokage

Salah satu ciri virus Hokage dari diduga berasal dari Sampit adalah mengubah icon Flash Disk menjadi icon Winamp. Virus ini sebenarnya masih mudah untuk dibasmi.

Berikut cara membasmi virus Sampit yang juga dikenal dengan VBWorm.Gen16, yang dikutip detikINET dari keterangan resmi Vaksincom, Kamis (10/4/2008):

1. Matikan "System Restore" selama proses pembersihan (jika menggunakan Windows XP)
2. Matikan proses virus (gunakan currprocess).
Setelah menjalankan tools "Currprocess", pilih file semua file yang mempuyai icon winamp (Rin.exe, Obito.exe, KakashiHatake.exe dan Hokage4.exe).

3. Hapus registri yang dibuat oleh VBWorm.gen16. Untuk mempermudah proses penghapusan, salin script dibawah ini pada program Notepad lalu simpan dengan nama repair.inf. Jalankan file repair..inf dengan cara:
  • Klik kanan repair.inf
  • Klik Install


[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Naruto
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
[del]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableRegistryTools
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableTaskMgr
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoFolderOptions
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NOFind
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NORun
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\WinOldApp
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Hokage 4
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Kakashi Hatake
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Obito Uchiha
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Rin

4. Cari dan hapus file yang sudah dibuat oleh virus. Untuk mempercepat proses pencarian penghapusan, gunakan fitur "Search Windows". Sebelum melakukan pencarian dan penghapusan file virus, tampilkan terlebih dahulu file yang tersembunyi agar pencarian lebih maksimal. Untuk menampilkan file yang tersembunyi lakukan langkah berkut:

- Buka Windows Explorer
- Klik menu "Tools", kemudian klik "Folder Options"
- Pada layar "Folder Options", klik tabulasi "View"
- Pada folder "Hidden files and folders", hilangkan tanda centang pada opsi "Hide extensions for known file types" dan "Hide protected operating system files (recomended)"
- Klik tombol "Ok"

Untuk mencari dan menghapus file virus, lakukan langkah berikut:

- Klik "Start" menu
- Klik "Search", kemudian klik "For Files or Folders"
- Setelah muncul layar "Search Result", klik menu "All files and folders"
- Kemudian pada kolom "All or part of the file name" isi dengan ekstensi *.EXE
- Pada kolom "Look in", pastikan sudah menuju ke lokasi Drive yang akan diperiksa termasuk ke lokasi Flash Disk.
- Klik menu "What size is it", kemudian pilih opsi "Specify size (in KB)
  • Pilih "at most"
  • Isi dengan ukuran "42"
- Klik menu "More Advanced option", kemudian pilih opsi
  • Searh system folders
  • Search hidden files and folders
  • Search subfolders
- Kemudian klik tombol "Search" untuk memulai proses pencarian
- Hapus file virus disemua drive termasuk flash disk yang mempunyai ciri-ciri: icon winamp, ukuran 42 KB, type file "Application", ekstensi .EXE

5. Hapus juga file desktop.ini, folder.htt, Autorun.inf dan anbu.txt di flash disk.

6. Untuk pembersihan maksimal dan mencegah infeksi ulang, scan dengan anti virus yang up-to-date dan sudah dapat mengenali virus ini dengan baik.

7. Untuk mencegah agar virus tidak otomatis aktif pada saat akses ke suatu drive sebaiknya Anda matikan fungsi autoplay.

8. Untuk antisipasi agar virus ini tidak kembali menginfeksi komputer anda selain dengan menginstall antivirus yang up-to-date, juga dapat membuat script sederhana untuk mematikan proses virus ini jika berusaha aktif di memori caranya, salin script dibawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama RemoveHokage.reg. Kemudian jalankan file tersebut (klik 2x), klik "Yes" jika terdapat konfirmasi untuk menambahkan registri tersebut.

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\HOKAGE4.exe]
"Debugger"="cmd.exe /c del"

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\HokageFile.exe]
"Debugger"="cmd.exe /c del"

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\KakashiHatake.exe]
"Debugger"="cmd.exe /c del"

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Rin.exe]
"Debugger"="cmd.exe /c del"

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Obito.exe]
"Debugger"="cmd.exe /c del"

Cara Unhide Flash Disk Kena Virus

Untuk meng-unhide file yang pernah terinfeksi oleh virus

Banyak file di flashdik tidak terbaca atau seolah-olah hilang jika abis terkena virus. Untuk itu, cobalah trik di bwaha ini. Cara ini sudah sering saya coba untuk me-restore Flashdisk teman saya dan berhasil.

Caranya adalah...

Buka command prompt. Terus ketikkan perintah:

ATTRIB -S -H -R /S /D
(contoh : f:\ ATTRIB -S -H -R /S /D)
F:\ di sini adalah alamat drive yang file-nya akan di-unhidden, baik harddisk maupun flashdisk.

Menghindari Facebook dari Virus.

Tak bisa di pungkiri bahwa Facebook sedang mengalami masa-masa jayanya saat ini. Jutaan user sudah terdaftar di jejaring sosial ini. Tapi perlu diwaspadai juga bahwa perkembangan facebook juga menarik minat para hacker , cracker dan para pembuat virus untuk mencoba mengambil keuntungan dari situs ini dengan cara menyebarkan virus, mengambil data pribadi dan sebagainya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Berikut beberapa tips bagaimana cara menghindari Facebook anda dari terkana virus.
  1. Berhati-hatilah dalam menginstal aplikasi. Yang terbaik adalah tidak menginstal aplikasi Facebook yang dikirimkan oleh orang tidak dikenal terutama bagi aplikasi-aplikasi aneh yang tidak umum terdapat dalam Facebook.
  2. Cek lebih teliti sebelum menginstal aplikasi. Sebelum menginsatal aplikasi Facebook, pertama kalli yang harus dilakukan adalah mengecek daftar dan review hasil scan. Bacalah dengan teliti sebelum Anda menginstalnya. Jika tidak, virus akan mudah mengintai Anda.
  3. Tidak mengklik link yang terlihat aneh. Jika dirasa link tersebut terdapat kejanggalan, lebih baik jangan mengkliknya. Jika dikatakan link tersebut berasal dari salah satu teman Anda, sebaiknya konfirmasi terlebih dahului pada teman tersebut. Bisa saja si pengirim link berpura-pura menjadi teman Anda.
  4. Pastikan aplikasi itu bukanlah sesuatu yang mengharuskan Anda untuk melakukan verifikasi identitas yang lengkap dan rahasia. Anda patut berhati-hati dengan infirmasi yang diposting ketika akan mengakses game Facebook dimana para penggunananya harus membagi 25 fakta secara acak berkaitan dengan diri dan teman-teman Anda.
  5. Beri pertanyaan tambahan untuk melindungi akun Anda. Cara ini akan membantu untuk membuktikan identitas andai sewaktu-waktu informasi akun Anda dicuri orang lain.
  6. Laporkan setiap spam dan kejanggalan yang Anda temukan pada akun Anda melalui link yang telah disediakan oleh Facebook.
  7. Waspada dengan situs-situs yang mirip dengan Facebook. Jangan mudah memasukkan password kecuali Anda benar-benar yakin berada dalam situs Facebook yang asli.
  8. Lindungi password Anda. Jangan gunakan password yang sama dengan yang Anda gunakan untuk situs lain. Yang lebih penting lagi, jangan pernah memberitahukan password pada siapapun.
  9. Meski Anda tidak menggunakan Facebook, ada baiknya membuat profil pada situs-situs tertentu. Hal ini untuk menghindari agar tidak ada orang yang menggunakan nama dan profil Anda untuk mengelabui orang lain.

Mencegah dan Menyembuhkan Virus di Komputer

Banyak orang pernah menjadi korban serangan virus komputer, worm, spyware, dan semacamnya. Terakhir komputer saya dijangkiti virus, itu lebih dari sepuluh tahun yang lalu di mana virus masih menyebar melalui floppy disk dan komputer lebih banyak dijalankan dengan floppy disk (bukan harddisk). Sejak menggunakan harddisk, saya tidak pernah ingat ada virus yang pernah mampir ke komputer saya. Jadi berbekal pengalaman ini, saya ingin membagikan 6 tips agar anda tidak menjadi salah satu korban.

1. Update Sistem Operasi
Bukan rahasia, Microsoft Windows merupakan system operasi yang paling banyak dijangkiti virus. Ini bukan berarti Windows lebih jelek dari pada sistem operasi yang lain, tapi semata-mata karena Windows merupakan sistem operasi yang paling banyak dipergunakan orang. Bagi pembuat virus, ini sasaran empuk, karena tidak susah mencari target.
Microsoft belakangan semakin memperhatikan masalah ini. Terbukti dengan komitmen Microsoft untuk terus menambahkan fitur-fitur security sebagai patch atau upgrade versi. Tapi otomatis ini tidak akan menyelesaikan masalah bila anda tidak menginstall patch tersebut. Kalau anda terhubung ke Internet, anda bisa mengaktifkan fitur Live Update yang otomatis akan mengupdate sistem operasi anda secara berkala.
Bila anda tidak punya koneksi Internet, anda bisa mendapatkan kumpulan update/patch dari Microsoft yang biasanya disebut sebagai Service Pack. Kalau anda menggunakan Windows XP, sangat disarankan anda menginstall Service Pack yang kedua (Windows XP SP-2). Di dalamnya banyak sekali fitur security yang ditambahkan. Di antaranya firewall dan popup blocker untuk Internet Explorer.

2. Disiplin Saat Browsing Internet
Kalau anda sering connect ke Internet, sebaiknya jangan gunakan IE (Internet Explorer) versi 6 dan sebelumnya. Gunakan Mozilla Firefox atau Opera. Kalau terpaksa pakai IE, pakai versi 7. IE 6 dan sebelumnya dikenal memiliki banyak lobang dan celah keamanan. Microsoft termasuk cukup lambat dalam mengupdate browsernya, karena itu celah keamanan sering dibiarkan terbuka terlalu lama tanpa ditambal. Selain itu seperti alasan yang dikemukakan sebelumnya, karena IE merupakan browser yang paling banyak dipergunakan, para hacker juga suka bereksperimen dengan IE.
Hindari pula berkunjung ke situs-situs underground yang menawarkan barang bajakan atau pornografi. Situs-situs semacam itu banyak menyertakan virus dan spyware secara terselubung bersama program-program yang mereka berikan.
Jangan sembarangan download apalagi install program dari sumber yang tidak jelas. Bila anda butuh suatu program dan anda menemukannya di Internet, namun pembuatnya tidak cukup terkenal atau bonafide, konsultasikan dulu dengan teman anda yang lebih mengerti apakah program tersebut cukup aman untuk dipergunakan. Termasuk jangan suka install toolbar untuk IE, screen saver, dan program-program tidak jelas lainnya kalau anda tidak paham konsekuensinya.

3. Aktifkan Firewall di Jaringan
Kalau komputer anda terkoneksi di jaringan (LAN di kantor atau Internet), selalu hidupkan firewall. Windows XP SP-2 sudah menyertakan firewall yang biarpun fungsinya minimal tapi lebih baik daripada tidak sama sekali. Firewall akan menghalangi akses-akses yang tidak terotorasi oleh pihak lain. Firewall biasanya cukup ampuh untuk menangkal worm dan trojan.

4. Hati-Hati Membuka Email
Email yang kita terima bukan hanya email yang kita harapkan, tapi bisa juga berupa spam atau junk mail. Biasanya email tersebut berisi iklan penawaran produk tertentu atau link ke situs-situs tertentu. Tapi tidak jarang pula email tersebut disertai satu attachment yang berisi satu aplikasi yang bila anda jalankan akan menjangkiti komputer anda dengan virus.
Pastikan attachment yang anda buka memang anda harapkan. Artinya anda memang menunggu kiriman sesuatu dari orang yang sudah anda kenal. Sekalipun pengirimnya sudah anda kenal, kalau ada attachment yang tidak anda minta, pastikan dulu ke pengirimnya apa isi attachment tersebut. Karena tidak jarang orang melakukan spoofing, menggunakan nama teman anda untuk mengirimkan virus.

5. Hati-Hati Saat Membuka Storage Orang Lain
Saat anda membuka storage orang lain, entah yang removable (CD, DVD, Flashdisk, Disket, dan lain sebagainya) atau yang fixed (network share atau website), berhati-hatilah. Bukan tidak mungkin anda menemukan harta karun berupa file yang sudah terjangkiti virus. Sebisa mungkin jangan berbagi storage. Berbagi storage = joinan kuman.

6. Pasang AntiVirus dan Anti Spyware Bila Perlu
Sebenarnya jika anda sudah mengikuti lima tip di atas, anda tidak memerlukan lagi software antivirus atau anti spyware. Tapi bila anda terpaksa (karena pekerjaan atau hobi) harus membuka situs-situs underground, terima email-email gak jelas, atau sharing storage dengan orang lain, sebaiknya anda beri proteksi tambahan pada komputer anda berupa program antivirus atau anti spyware.
Program-program ini biasanya memang bikin komputer jalan lebih lambat karena sifatnya yang TSR (Terminate & Stay Resident). Artinya begitu program ini dijalankan, dia akan tinggal terus di komputer anda untuk memonitor aktivitas anda. Setiap anda membuka, mengubah, atau meng-copy file, antivirus akan melakukan checking apakah aktivitas itu legal (memang anda yang melakukan atau virus yang melakukan). Program juga biasanya akan mengecek database internal nya untuk melihat adakah gejala-gejala komputer terinfeksi virus.
Kalau tidak mau komputer jadi lambat karena antivirus, coba gunakan antivirus AVG. Antivirus ini lebih enteng (tidak memakan terlalu banyak sumber daya komputer) dibanding anti virus lain yang lebih populer macam Norton Anti Virus, McAfee, Kaspersky, dan Bit Defender. Dan ada versi gratisnya loh. Jangan lupa, gunakan satu saja program antivirus di komputer anda. Lebih dari satu biasanya lebih merepotkan dan banyak konflik.
Untuk anti spyware anda bisa gunakan LavaSoft Ad-Aware dan Spybot Search & Destroy. Gunakan keduanya kalau perlu. Aplikasi anti spyware biasanya hanya dijalankan on-demand (saat diperlukan), bukan model TSR seperti antivirus. Jalankan anti spyware anda secara berkala untuk menghilangkan "mata-mata" dari komputer anda.

Bagaimana Kalau Sudah Terinfeksi
Keenam tips di atas adalah pencegahan. Bila diikuti, mestinya anda sudah bisa menggunakan komputer anda dengan aman dan nyaman tanpa takut dihinggapi virus-virus pengganggu. Tapi kalau anda belum melakukan pencegahan tapi komputer anda sudah kebobolan bagaimana penyembuhannya? Kalau sudah kebobolan, biasanya anda sudah tidak bisa menginstall antivirus untuk menyembuhkannya karena virus sudah cukup cerdik untuk menghalangi anda menginstall software antivirus.

Waspada dengan Anti Virus Palsu

Anda terima email dari UPS ( United Parcel Service) dengan attachment “UPS_letter.zip” ? Jangan dibuka dan segera hapus saja email tersebut !

File UPS_letter.zip jika dibuka berisi file virus dengan nama “UPS_letter.doc.exe” dan jika dijalankan, maka berikut tahapan yang dijalankan virus ini di komputer Anda :
  1. Muncul pesan palsu ( serupa pesan Windows) bahwa komputer terkena spyware
  2. Memaksa untuk buka link tertentu
  3. Link terbuka, otomatis mengunduh file antispyware palsu dan melakukan installasi
  4. Nama Antispyware palsu ini “XP Antisypware 2009”
  5. Antispyware palsu ini terinstall di C:\Program Files
  6. Muncul sebagai Shortcut di Start Menu dan Desktop
  7. Tampil icon di Taskbar
  8. Terdaftar sebagai program yang sudah diinstall di Add Remove Program
Dikarenakan kemiripan prosedur setelah installasi sudah dilakukan dan tampilan yang meyakinkan, maka bisa saja pengguna yang tidak memperhatikan, bisa saja tertipu dengan antispyware palsu ini.

Bukan hanya itu saja, antispyware ini berjalan seperti layaknya antispyware lain yaitu melakukan scanning dan memberikan informasi bahwa terdapat spyware, dimana bedanya tindakan XP Antispyware 2009 ini palsu belaka.

Tahapan berikut yang perlu diperhatikan adalah setelah XP Antispyware 2009 ini memberikan pesan palsu bahwa komputer Anda terkena spyware, maka Anda diminta untuk register program Antispyware ini.

Tampilan register program ini sudah jadi lampu merah buat Anda, karena jika dilanjutkan, kerugian material dan waktu sudah ada di hadapan Anda.

Jika register dilakukan, akan diarahkan ke situs http://www.xp-antispyware2009.com/buy.html untuk membayar dengan nominal cukup besar dan menggunakan kartu kredit. Jangan main-main dengan situs ini, karena situs ini benar-benar bisa mendebet kartu kredit Anda tanpa ampun.

Kenapa tanpa ampun ? Ya bukan hanya saja nominal yang didebet melebihi dari yang disebutkan di situsnya, tapi nomor kartu kredit tersebut akan disebar ke pihak yang menyalagunakan kartu kredit.

Jika Anda sudah terlanjur basah memasukkan nomor kartu kreditnya, jangan tunggu lagi, secepatnya telpon ke bank penerbit untuk blokir kartu kredit dan mengganti dengan kartu baru.

Penyebaran virus ini selain melalui email, juga melalui flashdisk, disket dan chat via IRC.

Langkah 'Menyapu' Virus FullHouse

Ada lagi virus yang mengancam pengguna komputer adalah virus FullHouse. Ciri khas virus ini adalah membuat satu drive tambahan dengan nama FullHouse Drive.

Virus ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic yang dalam melakukan aksinya akan membuat drive tersendiri pada Desktop, My computer dan Control Panel yang jika dibuka akan menampilkan gambar "Han Ji Eun" artis cantik dalam serial Full House.

Untuk membersihkannya, simak langkah berikut ini:

-Scan file virus yang berada pada direktori C:\RECYCLER dengan antivirus yang sudah dapat mendeteksi virus ini dengan baik. Vaksincom menggunakan Norman Security Suite.

-Setelah selesai scan terdapat file virus dengan status file delete (defered) artinya file akan di hapus ketika windows restart

-Klik tombol Clean lalu Close pada saat itu juga Norman Security Suite akan meminta komputer untuk restart

-Untuk menormalkan kembali registri yang telah dibuat oleh virus buka Notepad lalu copy script di bawah

[Version]

Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKCR, batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKCR, comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKCR, exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKCR, piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKCR, lnkfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKCR, scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile\DefaultIcon,,,""%1""
HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile,,,"Application"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""

[del]

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\Run, Task
Manager
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\Run, Manager Task
HKCR, exefile, NeverShowExt
HKCR, CLSID\{10020D75-0000-0000-C000-000000000000}
HKLM, SOFTWARE\Classes\CLSID\{10020D75-0000-0000-C000-000000000000}

-Simpan dengan nama "repair.inf" pilih Save As Type menjadi All Files

-Jalankan repair.inf dengan klik kanan kemudian pilih install

-Hapus file yang dibuat oleh virus dengan ciri berikut :

* Type file "application"
* Extension "exe"
* Ukuran 168 kb

-Untuk mempermudah proses pencarian file virus gunakan "Search Windows"
dengan filter file *.exe yang mempunyai ukuran 168 KB dan date modified
pertanggal 7/8/2008

-Selanjutnya hapus "FullHouse Drive" pada Desktop, My Computer dan Contol
Panel

-Recovery Folder pada Flash Disk yang telah di Hidden

-Untuk menampilkan kembali folder yang disembunyikan pada flashdisk. Gunakan
perintah "ATTRIB" pada command prompt.

* Klik "Start"
* Klik "Run"
* Ketik "CMD", kemudian tekan tombol "Enter"

-Pindahkan posisi directori ke drive Flash Disk, misalkan E maka ketik
perintah E: lalu tekan "enter"

-Kemudian ketik perintah ATTRIB -s -h -r /s /d kemudian tekan tombol
"enter

Langkah Mengusir Virus 'Mbah Surip'

Virus VBS/Cryf.A. atau yang lebih terkenal dengan sebutan virus 'Mbah Surip' memang cukup merepotkan. Mulai dari disusupi album porno, CD/DVD Rom komputer korban juga dibuat selalu terbuka.

Bagaimana cara untuk mengusir virus yang populer dengan lagu 'Tak Gendong' itu? Berikut 7 kiat singkatnya yang diramu vaksincom:

1. Matikan proses virus yang sedang aktif di memori. Untuk mematikan proses virus ini silahkan gunakan tools pengganti task manager seperti Currproses, kemudian matikan proses yang mempunyai product name 'Microsoft (r) Windows Script Hosta' dengan cara:
  • * Pilih [blok] proses yang mempunyai product name 'Microsoft (r) Windows Script Hosta'
  • Klik kanan pada proses yang sudah di blok
  • Pilih [Kill Selected Processes]
2. Blok agar file virus tidak dapat dijalankan untuk sementara selama proses pembersihan dengan menggunakan fitur 'Software Restriction Policiesa', fitur ini hanya ada di Windows XP/2003/Vista/2008. Untuk blok file tesebut lakukan langkah berikut:
  • Klik menu [Start]
  • Klik [Run]
  • Pada dialog box [Run], ketik SECPOL.MSC kemudian klik tombol [OK]
  • Pada layar [Local Security Policy], klik [Software restriction policies]
  • Klik kanan pada [software restriction policies] dan pilih [Create new policies]
  • Kemudian klik kanan di [Additional Rule], dan pilih [New Hash Rule].
  • Di Kolom [File Hash], klik tombol [Browse] dan pilih file yang akan diblok. Pada kolom [File information] akan terisi informasi dari file tersebut secara otomatis.
  • Pada Security Level pilih [Disallowed]
  • Pada kolom 'descriptiona' isi deskripsi dari nama file tersebut (bebas),
3. Fix Registry dengan menjalankan file [FixRegistry.exe], silahkan download di alamat berikut http://www.4shared.com/file/117095567/3ea8e8ce/_4__FixRegistry.html

4. Hapus file induk virus yang telah dibuat. File induk virus ini akan disembunyikan. Jika file induk tersebut tidak dapat ditampilkan silahkan gunakan tools penggganti Windows Explorer seperti 'Explorer XP'. Silahkan download di alamat berikut:
http://www.explorerxp.com/explorerxpsetup.exe

Setelah software tersebut di install, cari dan hapus file berikut: svchost.vbs, desktop.ini, drvconfg.drv. SHELL32.dll, %Drive%:\Album BOKEP\Naughty America dan C:\windows.

5. Tampilkan file [TaskMgr.exe/Regedt32.exe/Regedit.exe/CMD.exe/Logoff.exe] yang disembunyikan oleh virus, caranya:
  • Start]
  • Klik [Run]
  • Ketik CMD kemudian klik tombol [OK]
  • Pada layar 'Dos Prompt' pindahkan posisi kursor ke drive yang akan di periksa
  • Ketik perintah ATTRIB regedit.exe kemudian klik tombol
  • Kemudian ketik perintah saya yang membedakan hanya nama file yang akan ditampilkan yakni Taskmgr.exe, cmd.exe dan Logoff.exe
6. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang silahkan install dan scan dengan antivirus yang up-to-date.

7. Jika komputer sudah benar-benar bersih dari virus, hapus rule blok file [WSCript.exe] yang telah dibuat pada langkah nomor 2, caranya:

  • Klik menu [Start]
  • Klik [Run]
  • Pada dialog box [Run], ketik SECPOL.MSC kemudian klik tombol [OK]
  • Pada layar [Local Security Policy], klik 2x [Software restriction policies]
  • Klik [Additional Rule]
  • Hapus Rule yang pernah Anda buat sebelumnya

Cara Ampuh Habisi Virus "Tati My Love"

Virus Tati My Love menyembunyikan folder/subfolder dan membuat file duplikat di dalam flash disk. Virus ini tergolong tidak terlalu jahat karena tidak merusak data. Virus berukuran 198 KB ini, menurut keterangan resmi yang diterima detikINET, Rabu (16/1/2008), memalsukan diri sebagai folder berekstensi SCR dan bertype "Screensaver". Berikut cara 'menghabisinya':

Langkah 1:
Matikan "system restore" selama proses pembersihan berlangsung (bagi yang menggunakan Windows XP). Disarankan untuk melakukan pembersihan virus pada Safe Mode.

Langkah 2:
Matikan proses virus dengan nama tati.exe (icon Folder). Untuk mematikan proses virus tersebut silahkan gunakan tools seperti "proceexp". Tools ini dapat di-download di alamat http://download.sysinternals.com/Files/ProcessExplorer.zip

Langkah 3:
Cari dan hapus file dengan nama tati.exe di direktori C:\Windows dan C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu\Programs\Startup

Langkah 4:
Hapus file duplikat yang dibuat pada flash disk Anda. Untuk mempercepat proses penghapusan, Anda dapat menggunakan menu "Search Windows". Sebelum melakukan pencarian sebaiknya tampilkan terlebih dahulu file/folder yang disembunyikan. Berikut cara untuk menampilkan file/folder yang disembunyikan dan mencari file virus.
  1. Buka [Windows Explorer]
  2. Klik menu [Tools], kemudian klik [Folder Options]
  3. Pada layar "Folder Options", klik tab [View]
  4. Pada folder [Hidden files and folders], hilangkan tanda centang pada opsi [Hide extensions for known file types] dan [Hide protected operating system files (recommended)]
  5. Lalu klik tombol [Ok]
Untuk mencari dan menghapus file virus:
  1. Buka Windows Explorer, kemudian klik kanan di lokasi Flash Disk, lalu klik "Search..."
  2. Setelah muncul layar "Search Result", pada kolom "All or part of the file name" isi dengan ekstensi *.SCR
  3. Pada kolom "Look in" pastikan sudah menuju ke lokasi flash disk yang akan diperiksa.
  4. Klik menu "What size is it", kemudian pilih opsi Specify size (in KB). Pilih "at most", isi dengan ukuran "198".
  5. Setelah itu klik menu "More Advanced option", kemudian beri tanda centang pada Searh system folders, Search hidden files and folders, Search subfolders.
  6. Kemudian klik tombol "Search" untuk memulai proses pencarian.
  7. Setelah berhasil ditemukan, hapus file virus yang mempunyai ukuran 198 dengan ekstensi SCR (Screen Saver) dengan icon "Folder"
Langkah 5:
Tampilkan kembali file/folder yang sudah disembunyikan oleh virus pada flash disk Anda dengan cara:
  1. Klik [Start] menu
  2. Klik [Run]
  3. Pada dialog box [Run] ketik "CMD" tanpa tanda kutip, kemudian tekan tombol [Ok].
  4. Setelah muncul Dos Prompt, pindahkan kursor ke lokasi flash disk. Contoh jika flash disk Anda adalah E: maka ketik perintah E: kemudian tekan tombol [Enter].
  5. Setelah kursor berada di drive E (flash disk), ketik perintah: ATTRIB –s –h /s /d
Langkah 6:
Rajin-rajin men-scan komputer dengan anti virus yang ter-update.

Cara Menghapus Virus Shortcut

Cara menyorotin virus shortcut yang cukup membuat kita binggung dan terganggu :(, jadi emang harus dibasmi jauh-jauh dari planet komputer kita nih. Mau tau caranya, berikut ini langkah-langkahnya ya, jangan takut untuk mencoba :)

1. Sebelumnya matikan dulu proses system restore.

2. Matikan proses dari file Wscript yang terletak di C:\Windows\System32, dengan cara menggunakan tools seperti CProcess, HijackThis atau dapat juga menggunakan Task Manager dari Windows.

3. Setelah dimatikan proses dari Wscript tersebut, kita harus men-delete atau me-rename dari file tersebut agar tidak digunakan untuk sementara oleh virus tersebut.

Sebagai catatan, kalau kita me-rename dari file Wscript.exe tersebut dengan otomatis, maka akan dikopikan lagi di folder tersebut. Oleh sebab itu, kita harus mencari di mana file Wscript.exe yang lainnya, biasanya ada di C:\Windows\$NtServicePackUninstall$, C:\Windows\ServicePackFiles\i386.

Tidak seperti virus-virus VBS lainnya, kita bisa mengganti Open With dari file VBS menjadi Notepad, virus ini berextensi MDB yang berarti adalah file Microsoft Access. Jadi Wscript akan menjalankan file DATABASE.MDB seolah-olah dia adalah file VBS.

4. Delete file induknya yang ada di C:\Documents and Settings\\My Documents\database.mdb, agar setiap kali komputer dijalankan tidak akan me-load file tersebut. Dan jangan lupa kita buka juga MSCONFIG, disable perintah yang menjalankannya.

5. Sekarang kita akan men-delete file-file Autorun.INF. Microsoft.INF dan Thumb.db. Caranya, klik tombol START, ketik CMD, pindah ke drive yang akan dibersihkan, misalnya drive C:\, maka yang harus kita lakukan adalah:

Ketik C:\del Microsoft.inf /s, perintah ini akan men-delete semua file microsoft.inf di seluruh folder di drive C:. Sementara kalau mau pindah drive tinggal diganti nama drivenya saja contoh: D:\del Microsoft.inf /s.

Untuk file autorun.inf, ketik C:\del autorun.inf /s /ah /f, perintah akan men-delete file autorun.inf (syntax /ah /f) digunakan karena file tersebut memakai attrib RSHA, begitu juga untuk file Thumb.db lakukan juga hal yang sama.

6. Untuk men-delete file-file selain 4 file terdahulu, kita harus mencarinya dengan cara search file dengan ekstensi .lnk ukurannya 1 kb. Pada 'More advanced options' pastikan option 'Search system folders' dan 'Search hidden files and folders' keduanya telah dicentang.

Harap berhati-hati, tidak semua file shortcut / file LNK yang berukuran 1 kb adalah virus, kita dapat membedakannya dari ikon, size dan tipenya. Untuk shortcut yang diciptakan virus ikonnya selalu menggunakan icon 'folder', berukuran 1 kb dan bertipe 'shortcut'. Sedangkan folder yang benar harusnya tidak memiliki 'size' dan tipenya adalah 'File Folder'.

7. Fix registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan registry salin script dibawah ini pada program 'notepad' kemudian simpan dengan nama 'Repair.inf'. Jalankan file tersebut dengan cara:

- Klik kanan repair.inf
- Klik Install

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

[del]
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Winupdate
HKCU,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, explorer